<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Made in Notebook &#187; kebohongan</title>
	<atom:link href="http://kokomade.com/tag/kebohongan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kokomade.com</link>
	<description>goresan pena dan ketikan tangan di sebuah notebook</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Mar 2011 01:48:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Ramaditya Case (The Blind Man) Made in Notebook</title>
		<link>http://kokomade.com/ramaditya-case-the-blind-man-made-in-notebook/</link>
		<comments>http://kokomade.com/ramaditya-case-the-blind-man-made-in-notebook/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 14:43:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Koko Made</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[keberanian]]></category>
		<category><![CDATA[kebohongan]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kokomade.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Pasti sangat berat baginya. Namun yang pasti, dia telah berani mengakui kesalahan fatal yang dilakukannya. Suatu hal yang sangat langka di negeri ini saat-saat sekarang ini. Tanggal 19 Agustus 2010 malam. Secara tidak sengaja nonton tvOne acara akiMalam. Ada satu hal yang sangat membuat penasaran, yaitu adanya adegan percobaan untuk mengontak Ramaditya via telepon. Tunanetra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>
Pasti sangat berat baginya. Namun yang pasti, dia telah berani mengakui kesalahan fatal yang dilakukannya. Suatu hal yang sangat langka di negeri ini saat-saat sekarang ini.</p></blockquote>
<p>Tanggal 19 Agustus 2010 malam. Secara tidak sengaja nonton tvOne acara akiMalam. Ada satu hal yang sangat membuat penasaran, yaitu adanya adegan percobaan untuk mengontak Ramaditya via telepon. Tunanetra yang beberapa kali saya lihat di layar kaca mendapat beberapa penghargaan. Terutama, yang masih sangat segar diingatan adalah ketika mendapat award di acara Kick Andy.</p>
<p>Penghargaan yang diberikan berkaitan dengan &#8216;kemampuannya&#8217; mengcompose music untuk game turunan Mario Bross dan beberapa game lainnya.</p>
<p>Yang membuat penasaran, di berita tersebut disampaikan bahwa Ramaditya akan meminta maaf kepada publik. Namun, akhirnya tak bisa saya dapatkan jawabannya saat itu karena komunikasi antara tvOne dengan Rama tidak berhasil.</p>
<p>Tanggal 20 Agustus 2010 malam, kembali saya iseng-iseng lihat tvOne, dan rupanya Ramaditya telah hadir di akiMalam Wisma Indonesia. Karena penasaran, saya coba ikuti, apa sih sebenarnya yang membuat The Blind Man meminta maaf.<br />
<span id="more-134"></span><br />
Ternyata&#8230;oh..ternyata,<br />
The Blind Man yang begitu menginspirasi banyak orang dan telah memperoleh beberapa pengakuan dan penghargaan dalam negeri itu meminta maaf kepada publik atas kebohongan yang telah dilakukannya selama ini. Kebohongan berupa pengakuannya sebagai composer music untuk beberapa game besutan produsen game Jepang. Sebuah kejadian yang terus terang saja, saya yang bukan penggemarnya ikut shock, kaget setengah hidup.</p>
<p>Pembaca yang budiman,<br />
Tulisan ini bukan ditujukan untuk menghakimi Ramaditya.<br />
Namun yang ingin saya soroti di sini adalah keberanian Ramaditya untuk mengakui segala apa yang telah diperbuatnya. Bukan hanya melalui tulisan, tapi juga melalui layar kaca yang notabene ditonton oleh jutaan orang. Termasuk para penggemarnya yang telah terinspirasi oleh cerita bohongnya.</p>
<p>Hal ini tentulah bukan hal yang mudah. Pasti sangat berat baginya. Namun yang pasti, dia telah berani mengakui kesalahan fatal yang dilakukannya. Suatu hal yang sangat langka di negeri ini saat-saat sekarang ini. Betapa besar resiko yang harus dihadapinya ke depan setelah pengakuannya, namun tidak menyurutkan niatnya untuk mengakui kesalahannya. Suatu perbuatan yang patut diancungi jempol bahkan kalau perlu menjadi teladan bagi para pembesar-pembesar negeri ini.</p>
<p>Semoga ada hikmah yang bisa kita ambil dari peristiwa ini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kokomade.com/ramaditya-case-the-blind-man-made-in-notebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

